Aku hanya seorang pengeja kata sendu. Yang sedikit abu-abu. Bukan seseorang yang sedang patah hati, lalu mengadu.

Layak Disebut KARYA

Nggak jelas mulainya darimana, tiba-tiba aja gue nulis cerita FTV. Ini nih deretan FTV gue yang berhasil tayang di SCTV :

FTV SCTV - From Somay Jadi Soulmate

From Somay Jadi Soulmate, bercerita tentang cewek-cowok dijodohin, tapi mereka sama-sama nolak. Keduanya pun memilih kabur. Emang jodoh kali ya, disaat kabur mereka malah bertemu, mengenal dan jatuh cinta, tanpa tahu apa-apa.

FTV SCTV - MODEL CANTIK JURAGAN ITIK

Ini nih FTV pertama gue yang tayang di SCTV. Sempat WOW gitu sih pas bangun tidur, nyalain TV, eh tahu-tahunya FTV gue yang nongol. WAHHH... pengen jingkrak-jingkrak gimana gitu.

FTV SCTV - JODOH COWOK PENGABDI SAPI

Halohaa. . . Gue balik lagi nih setelah ninggalin blog ini untuk waktu yang lama. Gue mau cerita, tentang FTV ketiga gue yang tayang di SCTV kemarin. Seperti FTV sebelumnya, judulnya juga diganti biar makin kece.

FTV SCTV - JUNAIDI I LOVE YOU

Setelah FTV pertama gue, MODEL CANTIK JURAGAN ITIK tayang, besoknya tayang lagi FTV kedua gue dengan judul JUNAIDI I LOVE YOU, judulnya udah diganti sih, biar makin kece.

Minggu, 18 Agustus 2019

Contoh Sinopsis FTV SCTV - MY WIFE ANAK GENG MOTOR



KAVITA (24 tahun), yang hobi balapan sedang mengecek motornya ketika BU KARMILA (45 tahun), Maminya datang mengomel. Mau sampai kapan Kavita balapan terus? Harusnya Kavita nyari kerja. Kavita malah nggak mau. Ngapain Kavita kerja? Toh, almarhum Papi ninggalin banyak warisan. Kalau ngomongin soal warisan Papi, Mami jadi ingat Papi berpesan kalau Kavita harus menikah dengan anak sahabat Papi setelah Kavita berusia dua puluh lima tahun dan itu satu minggu lagi. Kavita ogah dijodohin dan langsung menghidupkan motornya dan tancap gas pergi. Kavita menemui WAHYU (24 tahun), sahabatnya dan anak geng motornya. Mereka sudah siap mau balapan. Balapan pun dimulai. Seperti biasa, Kavita yang disebut Ratu Balap selalu memenangkan balapan. Tiba-tiba, polisi datang merazia. Semuanya kabur ketakutan. Sialnya, ban motor Kavita kempes kena paku. Alhasil, Kavita gagal kabur dan diseret ke kantor polisi. Mami datang setelah di telepon. Kavita bisa dibebaskan asalkan ada jaminan. Eh, Mami nggak mau menjaminnya. Lho? Kavita protes dong. Mami malah membuat kesepakatan, Mami akan membebaskan Kavita, asalkan Kavita mau menikah dengan anak sahabat Papi. Daripada di penjara, Kavita pun mengiyakan.
GIBRAN (27 tahun), pengacara muda, terkejut. PAK GENTA (50 tahun), bokapnya, memintanya menikah dengan anak sahabatnya. Gibran menolak karna ia sudah punya pacar. Pak Genta tetap maksa sampai jantungnya kumat dan pingsan. Dokter pribadi keluarga mereka datang mengecek kondisinya. Kata Dokter, kondisi jantung Pak Genta sedang tidak stabil, ia tidak boleh banyak pikiran. Karna takut terjadi apa-apa sama bokapnya, Gibran pun menerima perjodohannya. Pernikahan Kavita dan Gibran dirayakan secara sederhana. Hanya keluarga besar mereka yang diundang. Kavita dan Gibran sama-sama dipaksa orangtua mereka untuk tersenyum bahagia di depan semua tamu. Setelah menikah, mereka dihadiahi sebuah rumah mewah untuk mereka tinggali berdua. Udah tuh, sifat asli Kavita keluar. Kavita sudah menyiapkan kontrak perjanjian, hitam di atas putih kalau mereka hanya akan menikah selama 100 hari. Setelah itu, bagaimana pun caranya mereka harus bercerai. Gibran setuju dan menandatanganinya. Kavita punya peraturan di rumah itu. Pertama, mereka nggak tidur di kamar yang sama. Kedua, dilarang ikut campur urusan pribadi masing-masing. Ketiga, dilarang saling jatuh cinta.
Malamnya, Gibran yang lagi tidur nyenyak kebangun mendengar suaru ribut di luar. Ia pikir ada maling sambil bawa sapu sebagai senjata. Ia lihat ada orang berpakaian serba hitam masuk ke garasi mobilnya. Hampir saja orang itu ia pukul, tapi keburu dia menoleh. Gibran terkejut, itu bukan maling, tapi Kavita dengan dandanan preman, dandanan ala anak geng motor. Kavita nggak peduli ketika Gibran memandangnya aneh. Kavita minta Gibran tidur duluan dan jangan menunggunya. Kavita pun menghidupkan motornya dan pergi dari situ. Gibran shock, ia nggak nyangka, bokapnya tega menjodohkannya dengan cewek nggak jelas kayak Kavita. Besoknya, Gibran sudah siap berangkat ke kantor. Eh, pas lihat meja makan, kosong. Gibran langsung mengomeli Kavita yang baru bangun, kenapa Kavita nggak masak? Terus, Kavita pulang jam berapa sampai bangun kesiangan? Bukannya merasa bersalah, Kavita malah mengungkit peraturan kedua, dilarang ikut campur urusan pribadi masing-masing. Kalau lapar, ya urus perut masing-masing. Tiba di kantor, Gibran disambut teman-temannya yang ngasih selamat atas pernikahannya. Sekaligus mereka kecewa, karna mereka nggak diundang. Mereka jadi penasaran dan meminta Gibran membawa istrinya ke kantor untuk dikenalkan ke mereka. Gibran sih iyain aja, sekaligus pusing. Ia jadi ingat dandanan Kavita yang ala preman. Kalau sampai dibawa ke kantor, ia bisa malu.
Malamnya, Kavita baru saja mau pergi balapan ketika Gibran pulang kantor dan menahannya. Gibran minta besok Kavita datang ke kantornya membawa makan siang, sekaligus berkenalan dengan teman kantornya. Ogah, Kavita nggak mau. Kavita pun pergi ke tempat balapan. Eh, pas sampai di sana semuanya heboh. Soalnya, geng motor Kavita baru saja berkelahi dengan geng motor lain. Wahyu memukuli orang sampai babak belur dan dilarikan ke rumah sakit. Wahyu ditahan polisi. Langsung tuh, Kavita menemuinya. Sialnya, ini kasus berat, Wahyu nggak bisa dibebaskan begitu saja walaupun ada jaminan. Duh, Kavita jadi kasihan sama Wahyu jika harus dipenjara. Tiba-tiba, Kavita ingat, Gibran kan pengacara, ia pasti bisa membebaskan Wahyu. Kavita menelepon Gibran dan janji akan melakukan apa saja, asalkan Gibran membantunya membebaskan Wahyu. Setelah Gibran ngomong sama polisi, Wahyu pun dibebaskan. Wahyu disambut  oleh anak-anak geng motornya. Begitu juga Kavita. Eh, Gibran langsung menyeret Kavita pulang karna udah malam. Melihat itu, anak-anak geng motor menatap Gibran sadis karna mereka pikir Gibran mau melukai Kavita. Mereka berniat menyerang, untung Kavita keburu menahannya. Kavita pun jujur kalau Gibran adalah suaminya karna mereka sudah dijodohkan. Wahyu yang udah lama naksir Kavita shock berat mendengarnya. Mereka pun membiarkan Kavita pulang sama Gibran. Gibran menagih janji, ia sudah membebaskan Wahyu. Sebagai imbalannya, besok Kavita harus datang ke kantor dan jangan lupa dandan cantik.
Besoknya, Wahyu datang sambil membawa makanan pesanan Kavita untuk dibawa ke kantor Gibran. Kavita juga minta saran, ia harus pakai baju apa? Ia nggak biasa tampil rapi. Wahyu pun mengajak Kavita membeli dress di butik, lalu mereka mampir ke salon kenalan Wahyu. Pokoknya Kavita tenang aja, ia akan didandani cantik biar nggak malu-maluin datang ke kantor Gibran. Di sisi lain, Gibran cemas. Sebentar lagi waktunya makan siang, tapi Kavita belum juga muncul, apalagi teman-temannya udah nanyain, istri Gibran datang nggak hari ini? Nggak lama, semua karyawan terutama karyawan pria heboh melihat seorang wanita cantik nan anggun mencari ruangan Pak Gibran. Tepat saat itu, Gibran keluar dan pangling melihat Kavita yang tampil cantik. Kavita dengan manisnya bergelayut manja di lengan Gibran, ia pun menyapa ramah semua teman-teman Gibran. Mereka jadi berbisik, Pak Gibran pintar sekali memilih istri. Akhirnya, Gibran dan Kavita makan siang di taman dekat kantor. Langsung tuh, Kavita berubah seketika. Ia sudah menepati janjinya, jadi ia mau pulang. Tapi Gibran menahannya dan mengucapkan terimakasih karna sudah datang. Kalau boleh, Gibran meminta Kavita menungguinya sampai selesai makan karna ia takut teman kantornya lihat kalau ia makan sendiri.
Gibran sudah selesai makan dan mau balik ke kantor ketika Wini, pacar Gibran datang dan langsung memeluknya. WINI (27 tahun) nggak rela Gibran menikah dengan gadis yang nggak jelas. Mendengar itu, Kavita protes, yang nggak jelas itu adalah pelakor yang memeluk suami orang lain. Wini terkejut, sekaligus pangling, istri Gibran ternyata cantik. Langsung tuh, Gibran mengenalkan mereka berdua. Tapi Kavita nggak peduli, Gibran boleh selingkuh dan pelukan sama wanita manapun. Asalkan jangan sampai ketahuan Maminya. Kavita pun meninggalkan mereka berdua. Nggak lama, datang Hendrik. HENDRIK (27 tahun) naksir berat sama Wini. Hendrik memaksa Wini untuk ninggalin Gibran karna status mereka udah berbeda. Eh, Wini malah mengajak Hendrik menjauh biar bisa ngomong berdua. Gibran hanya nikah kontrak selama 100 hari dengan istrinya. Setelah cerai, Gibran janji akan menikahi Wini. Jadi, mulai sekarang Hendrik jangan lagi menganggu Wini. Wini balik nemuin Gibran setelah mengusir Hendrik pergi.
Hendrik yang galau hampir saja menabrak teman-teman kantor Gibran yang masih membahas soal kecantikan dari istri Gibran. Hendrik jadi penasaran dan bertanya, siapa istri Gibran? Kebetulan saat itu mereka lihat Kavita menyetop sebuah taksi dan menunjuknya. Hendrik pun menghampiri Kavita dan menjelaskan kalau ia mencintai Wini, tapi Wini nggak bisa menjadi miliknya selama Gibran belum melepaskannya. Sayangnya, Kavita nggak mau ikut campur urusan pribadi Gibran dan pergi dari situ. Hendrik jadi penasaran, kenapa Kavita nggak cemburu sama sekali? Hendrik pun menyewa seseorang untuk mencari tahu semua hal tentang Kavita. Satu minggu kemudian, orang suruhannya menyerahkan foto-foto Kavita yang lagi balapan dan memberitahu kalau istri Gibran tidak mencintainya. Hendrik jadi punya ide untuk mencelakai Kavita, dengan begitu Gibran akan disalahkan karna nggak becus menjaga istrinya. Hendrik dengan sengaja menabrak motor Kavita saat ia lagi kebut-kebutan di jalan. Kavita kehilangan keseimbangan dan berakhir menabrak pohon. Kavita terbangun di sebuah rumah sakit. Ada Mami dan Gibran menunggunya. Eh, Kavita malah bertanya, mereka siapa? Dokter lalu menjelaskan, Kavita mengalami benturan keras di kepalanya yang membuatnya lupa ingatan. Mami menjelaskan kepada Kavita kalau Gibran adalah suaminya. Setelah kondisi Kavita membaik, ia dibawa pulang, sekalipun ingatannya masih belum kembali. Untuk sementara waktu, Mami akan tinggal di rumah mereka.
Di lain hari, Gibran terkejut, Kavita menyiapkan sarapan pagi untuknya. Mereka makan bertiga sama Mami. Kavita juga membantu Gibran yang mau memakaikan dasi. Kata Kavita, ia emang nggak ingat apa-apa, tapi ia ingin menjalankan tugasnya sebagai istri yang baik. Mami senang melihat mereka mesra begitu. Gibran sendiri bingung, Kavita berubah manis sejak kecelakaan, bikin jantungnya berdebar. Siangnya, Kavita juga datang ke kantor membawakan makan siang. Kavita juga bilang, tadi itu, semua teman kantor Gibran menyapanya ramah dan memanggilnya dengan panggilan Bu Gibran. Kavita percaya sekarang kalau mereka beneran suami istri. Gibran mengajak Kavita makan siang bersama. Sialnya, Wini datang menghadang mereka. Wini protes, Gibran kemana saja? Akhir-akhir ini sulit banget dihubungi. Kavita jadi bertanya, siapa dia? Buru-buru Gibran bilang temannya dan mengajak Wini menjauh untuk mengobrol berdua. Gibran jelasin kalau Kavita kecelakaan dan hilang ingatan. Jadi untuk sementara waktu, Wini menjauh dulu. Di lain hari, Mami pamitan pulang. Nggak lama, Gibran pulang kantor dan menuju kamarnya. Tapi Kavita menahannya. Kavita jadi bertanya, Mami kan udah nggak tidur di kamar Kavita lagi, kenapa mereka nggak tidur sekamar? Gibran panik dan membuat alasan kalau ia banyak tugas kantor, jadi ia sengaja tidur di kamar lain biar nggak ganggu Kavita lagi tidur. Kavita kan baru saja sembuh, jadi butuh banyak istrihat.
Di minggu yang sama, Wini kesal karna Gibran menjauhinya terus. Wini nekat menemui Kavita saat Gibran pergi ke kantor. Wini menceritakan semuanya kalau Gibran dan Kavita nggak saling mencintainya dan menikah karna terpaksa. Kavita nggak percaya dan mengusir Wini pergi. Kavita masuk kamar, tiba-tiba kepalanya sakit. Ia membuka laci meja, mencari obat. Nggak sengaja, ia menemukan surat perjanjian pernikahannya dengan Gibran. Ingatan Kavita muncul perlahan. Besoknya, Kavita bersikap biasa saja. Setelah Gibran pergi ke kantor, Kavita menemui Wahyu dan teman geng motornya di tempat tongkrongan mereka. Mereka menyambut kehadiran Kavita yang udah lama nggak ada kabar. Mentang-mentang udah jadi istri orang, Kavita jadi lupa sama mereka. Tepat saat itu, mobil Wini nggak sengaja lewat. Wini tahu sekarang, ingatan Kavita sudah kembali dan memberitahu pada Gibran. Tapi Gibran nggak percaya dan berniat membuktikannya sendiri. Disaat bersamaan, Kavita menangis cerita sama Wahyu kalau ia sudah jatuh cinta pada Gibran. Ia belum ngasih tahu Gibran soal ingatannya yang sudah kembali karna takut Gibran meninggalkannya. Wahyu meraih Kavita ke dalam pelukan, berusaha menguatkannya. Sialnya, Gibran datang dan salah paham. Gibran nggak nyangka, Kavita pembohong dan berani selingkuh di belakangnya. Kavita mau jelasin, tapi keburu Wini datang dan menyuruh Gibran menceraikan Kavita. Toh, ini sudah hampir seratus hari pernikahan mereka.
Kabar perceraian Kavita dan Gibran sampai ke telinga Pak Genta yang membuat jantungnya kumat sampai harus dirawat di rumah. Gibran tetap ingin bercerai dengan Kavita. Gibran sudah menandatangani surat cerai mereka, sekarang tinggal Kavita yang harus menandatanganinya. Kavita menolak untuk bercerai. Gibran kesal sampai gandeng mesra Wini untuk membuat Kavita cemburu. Hendrik yang melihat kemesraan mereka nggak terima dan berniat mencelakakan Gibran. Hendrik sudah siap di mobil ketika melihat Gibran lewat di depannya. Hendrik melaju mobilnya dengan kecepatan tinggi. Untung saja, Kavita berhasil menyelamatkan Gibran, tapi sialnya mereka terjatuh sampai membuat kepala Gibran terbentur dan pingsan. Nggal lama, polisi datang menangkap Hendrik. Kavita ingat sekarang, mobil Hendrik persis seperti mobil yang menabraknya dulu. Hendrik nggak bisa mengelak dan dijebloskan ke penjara. Gibran sendiri dilarikan ke rumah sakit. Kavita datang menjenguknya, tapi sudah ada Wini yang menemaninya. Kavita sadar sekarang, Gibran pantas bahagia dengan orang yang ia cintai, bukannya Kavita. Kavita pergi sebelum Gibran sempat melihatnya. Sebaliknya, Gibran menunggui Kavita karna ia bolak-balik melihat ke pintu masuk. Menyadari hal itu, Wini lalu bilang, Kavita nggak akan datang karna ia sibuk dengan pacar barunya, Wahyu.
Di lain hari, Kavita menemui Pak Genta yang kondisinya membaik. Kavita minta maaf karna nggak bisa menjadi menantu yang baik. Ia pun menyerahkan surat cerai yang sudah ia tandatangani agar diserahkan pada Gibran. Nggak lama, Gibran yang kondisinya sudah membaik, pulang bersama Wini. Mengetahui Kavita sudah mendatangani surat cerai itu, Wini memaksa Gibran menikahinya, secepatnya. Tapi Gibran minta waktu lagi sampai kondisi bokapnya sembuh total. Eh, Wini keceplosan, Papa kan suka sakit-sakitan tuh, kenapa nggak dimasukkan ke panti jompo aja biar ada yang ngerawat? Mendengar itu, Gibran jadi marah. Sekalipun Kavita urakan, tapi ia selalu sopan sama Papa. Nggak kayak Wini. Lho? Wini balik marah, ia nggak suka dibandingkan sama Kavita. Ya sudah, Gibran balikan saja sama Kavita. Iya, kata Gibran karna ia nggak bisa membohongi perasaannya senidiri yang merasa kehilangan setelah Kavita pergi.
Di minggu yang sama, Kavita udah siap mau balapan, tapi ia terkejut lawannya cuma satu. Kata Wahyu sih, kalau Kavita menang, Kavita boleh minta apa aja sama lawannya itu. Tapi kalau kalah, Kavita harus berhenti balapan. Kavita setuju. Toh, ia nggak pernah kalah. Sialnya, baru setengah jalan, motor Kavita mati mendadak. Eh, bensinnya habis karna indikator bensinnya mati. Kalah deh Kavita. Tapi ia terkejut, pas dilepas helmnya, lawannya adalah Gibran. Sebelumnya, Wahyu dan Gibran sengaja mengerjai Kavita. Langsung tuh, Gibran mengeluarkan surat cerai mereka yang belum ia kasih ke pengadilan. Surat cerai itu, ia sobek. Mulai sekarang, Gibran ingin Kavita menjadi istrinya, bukan anak geng motor lagi.
SELESAI.


KARAKTERISASI PEMAIN :
  1.  KAVITA (24 tahun)
Cantik. Anak orang kaya. Hobi balapan liar. Kavita dipaksa nikah sama Gibran, cowok yang sudah dijodohkan dengannya. Tapi akhirnya, Kavita jatuh cinta sama Gibran.
  1.  GIBRAN (27 tahun)
Ganteng. Pengacara muda, sudah punya pacar, namanya Wini. Tapi Gibran dipaksa nikah sama Kavita. Sampai akhirnya, ia jatuh cinta dengan Kavita.
  1.  WINI (27 tahun)
Pacarnya Gibran. Wini nggak bisa melupakan Gibran dan rela menunggu Gibran bercerai dengan Kavita.
  1.  HENDRIK (27 tahun)
Teman Wini dan sangat mencintainya. Karna tahu Wini mencintai Gibran, Hendrik tidak terima. Hendrik berniat balas dendam pada Gibran dengan mencelakai Kavita.
  1.  WAHYU (24 tahun)
Sahabat Kavita, anak geng motor. Wahyu sebenarnya menyukai Kavita, tapi ia memilih mengalah karna tahu Kavita sudah menikah dengan Gibran.
  1.  BU KARMILA (45 tahun)
Maminya Kavita, memaksa Kavita menikah dengan Gibran demi menjalankan amanah Papi Kavita sebelum meninggal untuk menjodohkan Kavita dengan anak sahabatnya.
  1.  PAK GENTA (50 tahun)
Bokapnya Gibran, memaksa Gibran menikah dengan Kavita untuk menepati janjinya pada almarhum sahabatnya. Pak Genta punya penyakit jantung yang bisa kumat kapan saja.
Share:

Contoh Sinopsis FTV SCTV - CINTA NABRAK TUKANG KETOPRAK

Yuhuu... ini ftv pertama yang gue tulis lengkap, mulai dari sinopsis, sceneplot sampai skenarionya. Biasanya kan gue cuma nulis sinopsis sampai sceneplot aja. Tapi kali ini, gue dapat kesempatan belajar nulis skenario.
Gue senang banget. Impian terbesar gue jadi penulis adalah bisa jadi penulis skenario. Dan ya, kali ini gue bisa mewujudkan impian gue itu lewat ftv ini. Gue sangat berterimakasih sama Om Komandan JPI yang udah baik banget memberikan gue kesempatan belajar nulis skenario. Untuk ke depannya gue akan belajar lebih baik lagi.


KANIA (25 tahun), dokter muda, baru saja tiba di rumah sakit ketika ia melihat Erik dikejar perawat karna mencoba kabur. ERIK (23 tahun) itu sepupunya, sekaligus pasiennya yang paling bandel karna selalu menolak pengobatan, padahal ia sakit kanker. Kania pun ikutan mengejarnya.
REYHAN (27 tahun), penjual ketoprak yang tak jauh dari rumah sakit lagi asyik melayani pembeli ketika Erik berlari ke arahnya dan hampir menumpahkan ketoprak pesanan pelanggan. Reyhan mau marah, tapi keburu Erik meminta tolong. Erik bilang lagi dikejar mantannya yang psycho karna mantannya itu menolak diputusin, padahal Erik nggak cinta lagi sama dia. Mendengar itu, Reyhan jadi kasihan, apalagi melihat wajah Erik yang pucat karna ketakutan. Di saat bersamaan, Kania datang dari kejauhan. Langsung tuh, Erik kabur lagi. Eh, Reyhan yang percaya kebohongan Erik pun menghadang Kania. Reyhan nasehatin, cowok itu banyak, kalau udah putus, terima aja. Kania jelasin tuh, kalau cowok tadi itu pasiennya yang kabur. Karna Kania nggak memakai jas dokter, Reyhan nggak percaya dan menganggap Kania psycho. Kania jadi marah sampai nggak sengaja berantakin tempat jualan Reyhan sampai pelanggannya kabur. Udah tuh, Kania lari mengejar Erik
Sialnya, Kania kehilangan jejak Erik. Balik ke rumah sakit, Kania diomelin sama BU ENDAH (45 tahun), kepala rumah sakit itu, sekaligus nyokapnya Erik. Sebagai dokter pribadi Erik, harusnya Kania menjaganya, bukannya membiarkan Erik kabur begitu saja. Pokoknya Bu Endah nggak mau tahu, Kania harus mencari Erik sampai ketemu. Erik itu butuh pengobatan karna kondisinya terus melemah.
Besoknya, Kania mencari Erik seharian, tapi nggak ketemu. Kania jadi lapar dan berhenti makan di pinggir jalan. Kebetulan, ada ketoprak yang pelanggannya ramai. Eh, tukang ketoprak itu adalah Reyhan yang menuntut ganti rugi karna ulah Kania pelanggannya pada kabur kemarin. Kania ngeluarin beberapa lembar ratusan ribu, tapi ditolak. Reyhan minta ganti rugi dengan tenaga, bukannya uang. Kebetulan, pelanggan lagi rame. Reyhan kewalahan melayani mereka. Karna malas ribut, Kania setuju. Sebelum sore, ketoprak Reyhan habis. Kania buru-buru mau pergi tapi tiba-tiba ada yang teriak minta tolong. Katanya, ada bapak-bapak yang pingsan. Langsung tuh, Kania berlari ke sana. Sepertinya bapak itu terkena serangan jantung. Untung saja, ambulan cepat datang dan bapak itu segera dilarikan ke rumah sakit. Melihat Kania yang cekatan seperti itu, Reyhan jadi bertanya, Kania beneran dokter ya? Kania pun mengeluarkan kartu namanya yang berisi informasi di rumah sakit mana Kania bertugas. Gara-gara Reyhan, Kania jadi kehilangan pasiennya dan harus mencarinya sampai ketemu. Reyhan jadi punya ide, ia akan bantuin Kania mencari Erik, tapi sebagai gantinya Kania harus membantu Reyhan jualan ketoprak. Setelah dipikir lagi, Kania setuju. Reyhan kan sering jualan keliling, ia pasti tahu banyak tempat.
Besoknya, Kania bantuin Reyhan jualan keliling. Sekaligus mengeluarkan foto Erik dan menanyakan ke setiap pembeli apakah mereka pernah melihat Erik atau tidak? Tapi semuanya pada bilang nggak kenal, nggak tahu. Kania hampir menyerah ketika tiba-tiba ia melihat Erik dari kejauhan. Erik yang ngeh ada Kania di situ pun langsung kabur. Kania berlari mengejarnya. Reyhan yang ingin membantu, tapi ditahan sama Delly, pacarnya yang tiba-tiba datang. DELLY (25 tahun) protes, kenapa sih Reyhan masih betah kabur dari rumah, trus jualan ketoprak lagi? Padahal kan Reyhan tajir. Reyhan jelasin, ia nggak mau pulang sampai bokapnya batalin pernikahannya. Reyhan nggak mau punya ibu tiri yang usia mereka seumuran. Trus, gimana dengan rencana pernikahan Reyhan dan Delly? Kata Reyhan, Delly tenang aja, sekalipun tanpa uang bokapnya, ia akan tetap bekerja keras mengumpulkan uang untuk melamar Delly.
Di sisi lain, Kania menemukan Erik masuk ke sebuah rumah mewah. Erik menghampiri RENATA (23 tahun), si pemilik rumah, sekaligus mantannya. Erik nggak terima Renata mutusin hubungan mereka secara sepihak, padahal Erik nggak salah apa-apa. Eh, Renata malah bilang, ia nggak sudi punya pacar penyakitan, suka pingsan dan butuh obat-obatan untuk terus hidup. Setelah berkata sepeti itu, Renata masuk rumah dan mengunci pintunya. Erik nggak tahu harus berbuat apa lagi. Kania menghampirinya dan membawanya kembali ke rumah sakit. Mereka disambut omelan Bu Endah. Mulai sekarang, Erik nggak boleh kemana-mana lagi. Kalau nggak, Kania bakalan dihukum karna lalai menjaga Erik. Erik pun minta maaf pada Kania karna banyak menyusahkan. Erik cerita, tadi itu pacarnya yang tiba-tiba minta putus. Padahal Erik sayang banget sama Renata. Mulai sekarang, Erik bakalan nurut sama Kania dan minum obat tepat waktu biar cepat sembuh, biar Renata bisa cinta lagi sama Erik. Erik juga bertanya, Kania bisa kan nyembuhin Erik? Kania cuma bisa mengangguk.
Kania keluar mencari udara segar. Pertanyaan Erik terus tergiang di kepalanya. Ia nggak yakin bisa menyembuhkan penyakit Erik. Langkah kaki Kania membawanya ke tempat Reyhan berjualan. Reyhan membuatkan Kania ketoprak dan bertanya, Kania berhasil nggak menemukan pasien yang kabur itu? Kania bilang, ia berhasil dan mulai besok ia harus mengurus pasien itu seharian dan nggak bisa nemenin Reyhan jualan lagi. Reyhan bilang nggak apa-apa, ia justru berterimakasih karna sudah dibantuin jualan. Tiba-tiba, Reyhan kebelet ke kamar mandi dan menitipkan gerobaknya pada Kania. Saat Reyhan pergi, nggak lama datang petugas Satpol PP yang melakukan razia. Eh, Kania dikira penjual ketoprak dan digiring ke kantor secara paksa.
Kania jelasin kalau ia dokter, tapi petugas Satpol PP nggak percaya karna nggak ada bukti. Mana Kania lupa bawa kartu pengenal yang ketinggalan di rumah sakit. Untung saja, Reyhan cepat datang menjelaskan kesalahpahaman itu. Kania pun dibebaskan, tapi Reyhan dilarang berjualan di dekat situ lagi. Baru saja keluar, Reyhan sudah ditunggui sama Delly yang masih ngotot mengajaknya pulang. Reyhan tetap menolak, eh Delly malah keceplosan bilang kalau Reyhan nekat berjualan lagi, ia bakalan nelpon petugas Satpol PP untuk melakukan razia lagi. Reyhan jadi tahu sekarang, jadi tadi itu ulahnya Delly. Reyhan kecewa sampai mengajak Kania pergi dan meninggalkan Delly sendiri. Setelah jauh, Kania yang tadi memilih diam, jadi bertanya, cewek itu siapanya Reyhan? Kata Reyhan, itu pacarnya. Entah kenapa, Kania merasa cemburu mendengar Reyhan sudah memiliki pacar, tapi buru-buru ia enyahkan pikiran seperti itu.
Besoknya, Reyhan yang mau berangkat jualan dikejutkan dengan kedatangan PAK RUSLI (47 tahun), bokapnya yang datang bersama Delly. Delly minta maaf karna ia nggak bisa nepatin janji buat nggak ngasih tahu di mana Reyhan tinggal. Delly bilang, ia melakukan semua ini demi hubungan mereka. Reyhan dipaksa pulang. Di rumah mewahnya, Reyhan di sambut BU SUSAN (30 tahun), calon ibu tirinya. Bu Susan memberi saran agar Reyhan segera dinikahkan sama Delly, biar Reyhan nggak kabur-kaburan seperti anak kecil. Terpaksa Reyhan mengiyakan karna nggak mau membuat Delly marah. Tapi diam-diam, Renata, adiknya Reyhan menentang hal itu. Jika nanti kak Reyhan menikah dan tinggal bersama Delly, itu artinya Renata akan sendirian menghadapi calon ibu tiri mereka yang menyebalkan itu. Kata Reyhan, Renata tenang saja. Sebelum Reyhan menikah, ia akan mencari cara untuk menyingkirkan Bu Susan dari rumah mereka.
Di sisi lain, Erik mengendap keluar dari kamarnya. Untung saja, ulahnya itu dipergoki sama Kania. Eh, Erik malah mengiba, ia izin pergi sebentar saja. Soalnya hari ini, Renata ulang tahun. Sebelum putus, Erik janji akan ngasih suprise di hari ulang tahunnya. Ok, Kania setuju asalkan ia ikut. Pada Bu Endah, Kania beralasan pengen mengajak Erik keluar jalan-jalan karna ia bosan di kamar terus. Bu Endah mengizinkan, tetapi mereka harus kembali sebelum sore. Dengan mobil yang dikendarai Kania, mereka mampir ke toko kue, memesan kue coklat kesukaan Renata yang diatasnya bertuliskan Happy Birthday, Honey. Erik juga memamerkan sebuah cincin permata pada Kania. Katanya, cincin itu sudah ia siapkan jauh sebelum mereka putus. Tapi mau bagaimana pun, Erik masih sayang sama Renata dan akan melakukan apa saja untuknya. Kania sendiri merasa iri, ia bahkan belum pernah berkencan sama sekali.
Tiba di rumah Renata, Kania memilih menunggu di mobil. Erik memencet bel dan beruntung Renata yang keluar. Eh, Renata langsung mengusir Erik pergi sampai nggak sengaja menjatuhkan kue yang dibawanya. Tapi Erik nggak marah dan malah mengeluarkan kotak kecil sebagai kado untuk Renata. Tapi Entah kenapa, Renata seperti orang ketakutan yang bersikeras ingin Erik pergi secepatnya. Cek-cok deh mereka. Reyhan keluar karna mendengar keributan itu. Melihat ulah Erik yang sepertinya terlalu memaksa adiknya, Reyhan jadi marah sampai tanpa sengaja melayangkan pukulan hingga membuat Erik jatuh dan pingsan. Kania yang berniat menyusul Erik, melihat semuanya. Kania jadi marah. Pokoknya kalau sampai terjadi apa-apa sama Erik, Kania nggak akan pernah maafin Reyhan. Kania juga bilang, harusnya Renata berterimakasih karna ada orang sebaik Erik yang lebih mementingkan kebahagiaan Renata daripada kesehatannya sendiri. Renata merasa kacau. Ia kasihan sama Erik. Ia datang ke rumah sakit ingin menjenguknya sekaligus minta maaf, tapi Kania tidak memberi izin Renata bertemu Erik.
Di saat bersamaan, Reyhan juga datang, ingin meminta maaf soal tadi. Kania pun luluh dan membiarkan mereka bertemu. Sialnya, Pak Rusli tiba-tiba datang dan menyeret paksa Renata pulang. Pas Rusli kan udah bilang kalau Renata dilarang berhubungan sama Erik lagi. Lho, semuanya pada bingung kenapa? Renata nggak tahan lagi dan jelasin kalau ia nggak mau pisah sama Erik karna mereka saling mencintai. Kegaduhan itu pun didengar sama Bu Endah yang tiba-tiba shock bertemu Pak Rusli. Pak Rusli bersikeras kalau ia nggak mau Renata berhubungan sama anak pembunuh Ibu Renata. Dulu, nyokap Renata sakit keras sampai harus dioperasi, tapi operasinya gagal yang membuat ia meninggal. Dan dokter yang bertanggung jawab adalah Bu Endah. Hal itu pun membuat Renata menurut omongan bokapnya dan bilang, ia nggak bisa menjalin hubungan sama anak pembunuh ibunya. Reyhan juga terpancing emosi dan melarang Erik mendekati Renata lagi. Kalau nggak, Reyhan nggak segan-segan menghajar Erik lagi. Setelah mereka pergi. Bu Endah menjelaskan semuanya pada Kania dan Erik kalau Pak Rusli salah paham. Bu Endah sudah melakukan yang terbaik saat melakukan operasi nyokap Renata, tapi Tuhan berkata lain. Kania pun janji akan membantu menjelaskan kesalahpahaman itu.
Besoknya, Pak Rusli terkejut, ia ditagih sama debt collector, padahal ia sama sekali tidak meminjam uang pada mereka. Ternyata, itu ulah Bu Susan yang sekarang tiba-tiba menghilang setelah menggadai sertifikat rumah dan membawa kabur uang perusahaan. Karna nggak bisa membayar hutang, terpaksa rumah mereka disita. Pak Rusli jatuh pingsan karna shock ditipu calon istrinya. Untung saja, Reyhan masih punya tabungan berkat jualan ketoprak dan berhasil mengontrak rumah kecil untuk mereka bertiga. Renata ditugasin jagain bokap mereka yang kondisinya melemah. Sedangkan Reyhan memutuskan jualan ketoprak lagi untuk membiayai kebutuhan mereka.
Reyhan yang tiba-tiba berjualan itu dihadang mobil Delly di jalan. Delly protes, kok Reyhan masih jualan ketoprak lagi? Reyhan jelasin kalau sekarang ia jatuh miskin. Di saat bersamaan, datang Renata yang memberitahu kalau kondisi bokap mereka memburuk dan harus cepat dibawa ke rumah sakit. Reyhan jadi bingung, biaya rumah sakit kan mahal, sedangkan uang tabungannya sudah habis buat bayar kontrakan dan modal jualan ketoprak. Kebetulan, ada Delly. Reyhan terpaksa meminta Delly untuk meminjami ia uang untuk berobat. Tapi Reyhan janji, akan melunasi secepatnya. Sebaliknya, Delly menolak. Ia berubah pikiran melihat kondisi Reyhan yang nggak punya apa-apa lagi. Delly minta putus karna ia nggak mau menikah dengan cowok yang udah kere seperti Reyhan. Reyhan kecewa, ia nggak nyangka Delly cuma mencintainya hanya karna harta.
Di sisi lain, Kania datang ke rumah mewah Reyhan untuk menjelaskan kesalahpahaman antara Pak Rusli dan Bu Endah. Tapi rumahnya udah disita. Nanya sana-sini, akhirnya Kania mendapatkan alamat rumah baru mereka. Renata dan Reyhan panik, kondisi Pak Rusli melemah. Untung Kania cepat datang dan mengecek kondisinya. Kata Kania, Pak Rusli harus segera dibawa ke rumah sakit. Soal biaya, biar Kania yang tanggung semuanya. Demi kesehatan Pak Rusli, mereka setuju. Besoknya, kondisi Pak Rusli membaik. Mengetahui semua ini karna kebaikan Kania, Pak Rusli pun luluh setelah Kania menjelaskan semuanya. Renata dan Erik pun diizinkan menjalin hubungan lagi. Pak Rusli dan Bu Endah merestui hubungan mereka. Apalagi semenjak ada Renata, kesehatan Erik perlahan membaik.
Di lain hari, Kania yang mulai akrab sama Reyhan membantunya jualan. Diam-diam, mereka udah saling suka. Tapi sama-sama gengsi menyatakan cinta duluan. Sampai suatu hari, Reyhan mengajak Kania bertemu di taman. Katanya, ada yang mau Reyhan kasih tahu sama Kania. Di hari H, Reyhan sudah tiba duluan, sedangkan Kania ada pasien tambahan yang membuatnya datang terlambat. Lama menunggu, bukannya Kania yang datang, tapi malah Delly. Delly mau minta maaf, ia menyesal meninggalkan Reyhan. Delly punya ide, ia akan minta bokapnya memberikan jabatan yang bagus di perusahaan mereka untuk Reyhan. Dengan begitu, kehidupan Reyhan bisa kembali membaik dan mereka bisa menikah. Reyhan dilema mendengarnya. Karna Reyhan cuma diam, Delly menganggap Reyhan setuju dan memeluknya. Di saat bersamaan, Kania datang dan salah paham. Reyhan mau mengejarnya, tapi ditahan sama Delly.
Reyhan bersikeras mengejar Kania dan itu bikin Delly bete. Delly menyusul Reyhan dan langsung menuduh Kania cewek gatel yang merebut pacarnya. Reyhan berusaha melerai pertengkaran mereka. Di saat bersamaan, polisi datang mencari Delly. Delly diminta ikut ke kantor polisi atas tuduhan penipuan. Delly nggak ngerasa melakukan kesalahan. Tiba-tiba, Bu Susan datang dengan dua polisi mengawalnya. Delly dituduh bersekongkol dengan Bu Susan. Mereka berdua diseret ke kantor polisi. Reyhan pun jelasin ke Kania kalau ia nggak punya perasaan apa-apa lagi sama Delly. Karna hati Reyhan sudah dicuri sama dokter cantik yang baik hati. Langsung tuh, Reyhan berlutut dan menyatakan cinta pada Kania. Kania pun menerimanya.
SELESAI.


KARAKTERISASI PEMAIN :
  1.  KANIA (25 tahun)
Cantik. Dokter muda yang kewalahan menghadapi pasiennya bernama Erik yang suka kabur-kaburan. Tapi karna itulah, Kania jadi mengenal Reyhan, tukang ketoprak yang membantunya mencari keberadaan Erik. Ia pun jatuh cinta pada Reyhan.
  1.  REYHAN (27 tahun)
Ganteng. Tajir sih, tapi ia memilih kabur dari rumah karna menolak pernikahan bokapnya dengan wanita yang sebaya dengannya. Untuk melanjutkan hidup, Reyhan terpaksa jualan ketoprak.
  1.  ERIK (23 tahun)
Sepupu Kania, sekaligus pasiennya yang bandel. Erik sakit keras sampai harus dirawat di rumah sakit berhari-hari. Karna itulah, ia diputusin pacarnya bernama Renata. Erik yang nggak terima diputusin secara sepihak sampai nekat kabur dari rumah sakit untuk menemui Renata.
  1.  RENATA (23 tahun)
Adik Reyhan, pacar Erik. Sebenarnya, Renata sangat mencintai Erik, tapi ia terpaksa memutuskan hubungan mereka karna permintaan bokapnya yang tidak setuju ia menjalin hubungan dengan Erik.
  1.  DELLY (25 tahun)
Pacar Reyhan yang tidak suka Reyhan kabur dari rumah dan jualan ketoprak. Sebenarnya, Delly tidak tulus mencintai Reyhan, hanya mau hartanya saja.
  1.  BU SUSAN (30 tahun)
Calon istri bokap Reyhan yang diam-diam mengincar harta mereka. Ia pun berhasil menggadai sertifikat rumah dan membawa kabur uang perusahaan bokap Reyhan.
  1.  BU ENDAH (45 tahun)
Mamanya Erik. Kepala rumah sakit. Bu Endah punya hubungan yang buruk dengan bokap Renata di masalalu.
  1.  PAK RUSLI (47 tahun)
Papanya Renata dan Reyhan. Tidak suka Renata pacaran sama Erik karna menganggap Bu Endah bertanggungjawab atas kematian nyokap Renata yang meninggal waktu operasi.
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

CARI DISINI

MENU

IKUTI LEWAT EMAIL